Rumusan Masalah

Bantuin Share Yuk!

Rumusan Masalah – Menulis adalah kegiatan yang sering dilakukan oleh orang-orang, terutama pelajar. Bahkan banyak yang dijadikan hobi dan pekerjaan.

Rumusan Masalah

Pengertian Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah salah satu bagian paling dalam penyusunan makalah atau karya ilmiah. Pada bagian ini, peneliti dituntut untuk bisa menjabarkan permasalahan yang akan diangkat dalam bentuk pertanyaan.

Pengertian Rumusan Masalah Menurut Para Ahli

1. Andrew dan Hildebrad

Salah satunya menurut Andrew dan Hildebrad (1982), rumusan masalah yang baik yang dibuat secara terencana, efektif dan memiliki karakteristik. Dirinya menyebutkan ada empat karakteristik, yaitu masalah yang diangkat mencerminkan kebutuhan yang dirasakan.

Adapun karakteristik lain, masalah yang diambil adalah non-hipotesis, yaitu harus didasarkan pada bukti faktual. Tidak sekedar itu, rumusan masalah yang baik mendukung hipotesis penelitian agar dapat dilakukan pengujian. Karakteristik yang terakhir adalah, masalah yang diangkat harus relevan dan dapat dikelola. 

2. Albert Einstein 

Siapa sih yang tidak tahu tokoh satu ini? pastinya sudah tahu siapa dia. Albert Einstein ternyata juga ikut menjabarkan rumusan masalah. Menurutnya, rumusan masalah jauh lebih penting daripada solusinya. Einstein mengungkapkan bahwasanya pengajuan rumusan masalah didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan baru, sehingga mendukung kemungkinan baru dan mempertimbangkan masalah lama menjadi sesuatu yang baru yang lebih kreatif dan imajinatif. 

3. Alan Byrman 

Berbeda dengan pendapat Alan Byrman, rumusan masalah adalah pernyataan yang jelas terhadap hal-hal tertentu. Dimana hal itulah yang dijadikan sebagai perhatian dan yang diberi titik fokus untuk diteliti lebih lanjut. Tentu sifat penelitian selalu menawarkan solusi dan hal yang jelas dan luas. 

Baca Juga :  Contoh Teks Editorial

4. Sugiyono

Sedangkan Sugiono memandang rumusan masalah adalah sebuah pertanyaan yang mencari sebuah jawaban lewat pengumpulan data dan penelitian. Dimana penelitian dapat dilakukan berdasarkan tingkat eksplanasi. 

Itulah beberapa pengertian rumusan masalah menurut para ahli. Secara garis besar, rumusan masalah memiliki peran yang cukup besar. Diantaranya membantu peneliti agar tetap melakukan penelitian sesuai dengan koridor atau jalur penelitian. Selain itu, rumusan masalah adalah cara agar peneliti bisa mengatasi masalah yang dihadapi selama melakukan penelitian. 

Jenis-jenis Rumusan Masalah

Secara umum, rumusan masalah dibagi menjadi tiga jenis, yaitu rumusan masalah deskriptif, komparatif, dan asosiatif. Adapun penjelasan mengenai jenis-jenis rumusan masalah tersebut adalah seperti berikut:

Rumusan Masalah Deskriptif

Rumusan masalah deskriptif adalah rumusan masalah yang menggambarkan seluruh alur penelitian kualitatif, mulai dari latar belakang hingga penarikan kesimpulan. Biasanya, rumusan masalah deskriptif bersifat penelitian kualitatif. Selain itu, jenis rumusan masalah ini digunakan jika penelitian yang hendak dilakukan memiliki satu variabel.

Rumusan Masalah Komparatif

Rumusan masalah komparatif merupakan jenis rumusan masalah yang membandingkan suatu variabel atau beberapa variabel pada sebuah penelitian. Sehingga, bisa dikatakan bahwa jenis rumusan masalah ini merupakan kebalikan dari rumusan masalah deskriptif.

Rumusan Masalah Asosiatif

Rumusan masalah asosiatif adalah suatu rumusan masalah penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Setidaknya ada tiga bentuk hubungan, yakni hubungan kausal, hubungan simetris, dan interaktif.

Cara Membuat Rumusan Masalah

Berikut ini langkah-langkah membuat rumusan masalah pada suatu penelitian:

  1. Tulis satu kalimat atau paragraf pengantar rumusan masalah.
  2. Rumusan masalah atau pertanyaan penelitian bisa ditulis dalam bentuk daftar pertanyaan atau paragraf.
  3. Rumusan masalah ditulis dengan menanyakan hubungan antar variabel dalam konteks tertentu, khususnya untuk penelitian sosial.
  4. Libatkan beberapa kalimat tanya yang relevan seperti “apa”, “mengapa”, atau “bagaimana” yang sering muncul dalam penelitian sosial.
  5. Pastikan untuk mengakhiri pertanyaan dengan spesifik.
Baca Juga :  Kalimat Langsung

Fungsi Rumusan Masalah

Seperti yang sudah diketahui, makalah merupakan salah satu sarana komunikasi tertulis yang sering dikerjakan oleh para sarjana atau ilmuwan untuk merealisasikan ide-idenya.

Berdasarkan sifat dan jenisnya, makalah bisa disajikan melalui artikel ilmiah, seminar, maupun laporan penelitian yang nantinya dipublikasikan dalam jurnal nasional maupun internasional.

Dalam penulisan karya ilmiah, harus ada rumusan masalah yang berfungsi sebagai pedoman pada sebuah penelitian. Selain itu, rumusan masalah juga dapat membuka pikiran pembaca terhadap suatu masalah.

Nah itu adalah sedikit penjelasan dari pengertian menurut para ahli tentang rumusan masalah, jenis-jenis, cara membuat, beserta fungsinya. Semoga Membantu!

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements

Bantuin Share Yuk!

Leave a Comment