Kata Depan

Bantuin Share Yuk!

Kata Depan – memiliki posisi di depan sebelum kata benda, kata kerja, dan kata keterangan lainnya.

Apa yang dimaksud dengan kata depan?

Kata Depan

Pengertian Kata Depan

Kata depan memiliki nama lain preposisi. Kata depan adalah memiliki posisi di depan sebelum kata benda, kata kerja, dan kata keterangan lainnya.

Kata depan memiliki banyak sekali fungsi. Menyatakan tempat, arah, asal, tujuan, perbandingan, sebab-akibat, dan lain sebagainya.

Satu hal yang pasti, kata depan berguna untuk menandai hubungan makna dengan kata di belakangnya. Untuk aturannya berbeda-beda.

Fungsi Kata Depan 

Kata depan yang memiliki banyak jenis kemudian memiliki banyak sekali fungsi. Fungsi tersebut akan disesuaikan dengan jenis kata dan struktur kalimat secara utuh. Berikut adalah fungsi-fungsi yang dimaksudkan: 

1. Menyatakan Tempat 

Fungsi yang pertama dari kata depan atau preposisi adalah untuk menyatakan atau menunjukan tempat. Sehingga kata depan dengan fungsi ini bisa membantu menyusun kalimat yang menunjukan suatu tempat atau lokasi, sehingga maksud dari kalimat tersebut bisa tersampaikan dengan jelas. 

Jenis kata depan yang bisa difungsikan sebagai penunjuk tempat adalah di, pada, dalam, atas, dan juga antara. Contohnya adalah: 

  • Dia dalam bus yang melaju ke arah Jakarta. 
  • Anita merasa suka pada Alex sejak duduk di bangku SMP. 
  • Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. 

2. Menyatakan Arah Asal 

Kata depan tertentu juga bisa berfungsi sebagai media untuk menyatakan arah asal. Sehingga berhubungan dengan pergerakan, yang kemudian kata depan membantu menjelaskan asal pergerakan tersebut dari mana. Jenis kata yang bisa memberikan fungsi ini ada dari. Berikut contohnya: 

  • Kupu-kupu itu terbang dari arah utara ke barat. 
  • Ibu mengambil nasi dari magic com dan menambahkan beberapa lauk. 
  • Ani tiba dari Bandung sejak tadi pagi. 

3. Menyatakan Arah Tujuan 

Kata depan dengan bentuk tertentu kemudian juga bisa berfungsi sebagai sarana untuk menyatakan arah tujuan. Adapun jenis kata depan yang bisa memiliki fungsi ini meliputi kata ke, kepada, akan, dan kata terhadap. Contohnya adalah: 

  • Ayah mengisi air ke bak mandi. 
  • Ibu memberi dukungan kepada kakak yang akan merantau untuk bekerja. 

4. Menyatakan Pelaku 

Kata depan preposisi kemudian juga bisa berfungsi sebagai media untuk menyatakan pelaku. Misalnya kata depan oleh, dan berikut contoh penggunaannya dalam kalimat: 

  • Buku Anitas ternyata diambil oleh ibunya. 
  • Tas yang dicari Ika ternyata disimpan oleh adiknya. 
  • Tugas itu dikerjakan dengan baik oleh Budi. 

5. Menyatakan Alat 

Kata depan juga bisa berfungsi sebagai sarana untuk menyatakan alat, sehingga bisa menyatakan penggunaan suatu benda sebagai alat bantu. Jenis kata depan yang bisa memberikan fungsi ini adalah kata dengan dan kata berkat. Berikut contohnya dalam kalimat: 

  • Lantai itu bersih karena dipel dengan cairan pembersih lantai terbaik. 
  • Pekerjaan tersebut cepat selesai berkat bantuan yang diberikan Pak Alex. 
Baca Juga :  Hikayat

6. Menyatakan Perbandingan 

Kata depan juga bisa difungsikan sebagai media untuk menyatakan perbandingan. Maksudnya adalah untuk menyatakan suatu perbandingan antara dua hal atau lebih. Jenis kata depan preposisi yang masuk untuk fungsi ini adalah kata daripada, dan berikut contoh penggunaannya dalam kalimat: 

  • Sebaiknya kamu cepat tidur, daripada besok kesiangan dan terlambat. 
  • Dia lebih cantik daripada kakaknya. 
  • Gelas itu lebih baik daripada gelas yang kemarin dibeli. 

7. Menyatakan Hal atau Masalah 

Fungsi berikutnya adalah untuk menyatakan hal atau masalah dan jenis kata depan yang bisa memberikan fungsi ini adalah kata tentang dan kata mengenai. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat: 

  • Mengenai keterlambatan pengiriman pesanan kami sampaikan permintaan maaf. 
  • Tentang persoalan tersebut sebaiknya dilupakan saja. 

8. Menyatakan Akibat 

Kata depan juga memberikan fungsi sebagai sarana untuk menyatakan akibat. Adapun jenis kata yang bisa memberikan fungsi ini ada kata hingga dan juga kata sampai. Berikut contohnya: 

  • Masalah berat yang dialami anita sampai membuatnya stres. 
  • Pewarna itu ditambahkan hingga adonan berubah warna. 

9. Menyatakan Suatu Tujuan 

Fungsi terakhir dari kata depan adalah untuk menyatakan suatu tujuan, sehingga bisa ditambahkan pada kalimat yang tujuannya untuk menjelaskan sesuatu tujuan. Jenis kata depan yang menyatakan fungsi ini adalah kata untuk, buat, guna, demi, dan juga kata bagi. Berikut contohnya: 

  • Adona itu terus diaduk, guna membuatnya cepat kalis. 
  • Keputusan itu diambil untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. 
  • demi kebahagiaan anaknya, ibu itu ikhlas anaknya merantau jauh.

Jenis-Jenis Kata Depan

Kata depan kemudian memiliki beberapa jenis, dan dilihat dari bentuknya kemudian terbagi menjadi dua jenis. Yaitu: 

1. Kata Depan Tunggal 

Jenis yang pertama dari kata depan preposisi adalah kata depan tunggal yaitu jenis kata depan yang bentuknya hanya terdiri dari satu kata, sehingga bentuk katanya adalah tunggal. Kata depan tunggal kemudian dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu: 

a. Kata Dasar 

Merupakan jenis kata depan yang tidak memiliki imbuhan, awalan, maupun sisipan. Sehingga jenis kata depan tunggal satu ini memiliki bentuk murni dari kata dasar atau kata asal saja tanpa ada tambahan kata apapun. Adapun jenis kata depan yang termasuk kata dasar ada banyak. 

Dimulai dari kata bagi, buat, dari, dengan, di, akan, antara, hingga, sampai, untuk, sejak, oleh, pada, seperti, tanpa, dan lain sebagainya. Aturan penulisannya kemudian ada yang dipisah dan ada yang disatukan dengan kata di depannya. 

Khusus untuk kata depan dasar yang diikuti keterangan tempat dan waktu maka kata depan wajib dipisah. Namun, jika fungsinya adalah sebagai imbuhan atau diikuti oleh kata selain tempat dan waktu. Maka penulisannya adalah disatukan. Berikut detail contohnya dalam kalimat: 

  • Ika membaca buku di ruang baca. 
  • Kertas tersebut disatukan dengan menggunakan lem. 
Baca Juga :  Majas Alegori

Jadi, untuk penulisannya disesuaikan dengan bentuk atau jenis dari kata yang ada setelahnya. 

b. Kata Imbuhan 

Jenis kedua adalah kata depan yang mengandung imbuhan, sehingga merupakan jenis kata depan yang ditambahkan dengan imbuhan. Bentuknya kemudian berkembang sesuai dengan imbuhan yang dipakai dan kemudian mempengaruhi fungsi dari kata depan tersebut. 

Bentuk kata depan ini kemudian juga memiliki awalan, akhiran, dan gabungan dari kata kerja, kata sifat, maupun dari kata nomina yang menyertainya. Adapun bentuk kata depan yang memiliki imbuhan ini contohnya adalah kata selama, sepanjang, sekitar, seluruh, dan lain-lain. 

Sehingga bentuk kata depan tidak lagi asli, melainkan sudah ditambahkan imbuhan dan menjadi satu kata utuh. Adapun contoh penggunaannya dalam kalimat adalah sebagai berikut: 

  • Selama nyawa masih dikandung badan, maka kita harus tetap semangat berjuang. 
  • Seluruh isi lemarin sudah dirapikan oleh ibu semalam. 
  • Sepanjang hidupnya, Pak Adi sudah banyak membantu orang. 
  • Sekitar hutan memang menjadi area yang hijau, sejuk, dan juga rindang. 

2. Kata Depan Majemuk 

Jenis kata depan preposisi berikutnya adalah kata depan majemuk. Yaitu jenis kata depan yang terdiri dari dua kata depan tunggal dalam satu kalimat atau klausal. Sehingga ki dua jenis kata depan tunggal. Dua kata ini bertujuan untuk memberi penjelasan yang lebih detail atau lengkap. 

Sama seperti kata depan tunggal, kata depan majemuk kemudian juga terbagi lagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama adalah kata depan majemuk berdampingan dan yang kedua adalah kata depan majemuk berkorelasi. Berikut penjelasan detailnya: 

a. Kata Depan Berdampingan 

Merupakan jenis kata depan majemuk yang kata depan tunggal diletakan secara berurutan. Penggunaannya kemudian membuat satu kalimat memiliki dua kata depan yang disusun berdampingan. Menariknya, meskipun ada dua kata depan sekaligus justru makna dari kalimat bisa lebih tersampaikan. 

Adapun jenis kata depan yang masuk kategori Berdampingan adalah kata oleh karena, sebab itu, selain dari, sampai ke, sampai dengan, dan lain sebagainya. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat: 

  • Oleh karena itu semua orang sebaiknya mematuhi peraturan dari pemerintah. 
  • Sampai dengan hari ini, pihak keluarga belum juga mendapat kabar yang pasti. 
  • Sebab itu kita harus saling mendukung agar bisa sukses. 

b. Kata Depan Berkorelasi 

Jenis kedua dari kata depan majemuk adalah kata depan berkorelasi. Yaitu jenis kata depan yang terdiri dari dua jenis atau dua kata yang saling berpasangan dan penempatannya terpisah dengan frasa lain. Sehingga dalam satu kalimat terdapat dua kata depan yang letaknya berjauhan. 

Atau dengan kata lain terpisah oleh frasa lain, yang kemudian bisa membantu memperjelas maksud yang disampaikan oleh penulisnya. Adapun jenis kata depan yang masuk ke kategori ini ada kata: 

  • dari… hingga
  • sejak… sampai 
  • antara… dan 
  • dan lain sebagainya. 
Baca Juga :  Contoh Hikayat

Adapun contoh penggunaannya dalam kalimat adalah sebagai berikut: 

  • dari pagi hingga petang, Pak Ali masih berkutat dengan arloji rusak itu. 
  • sejak kecil sampai dewasa Firman memang selalu rajin membantu orangtua. 
  • antara Jakarta dan Penang terbentuk ikatan rindu.

Aturan Penulisan Kata Depan

1. Kata depan “di, ke, dan dari,” tidak disambung tetapi dipisah dengan kata di belakangnya ketika menunjukkan arah, tempat, waktu, dan tempat. Contoh kata depan ini: “di luar, di sana, di siang hari, ke toko, ke luar, dari belakang, dari Surabaya, dan lain-lain.”

2. Aturan pisah ini dikecualikan untuk kata depan yang sudah lazim seperti “kepada, daripada, dipukul, dan lain-lain.” Begitu juga ketika kata depan bertemu imbuhan dari sebuah kata. Contoh kata depan ini: “dibeli, dibawa, dilepas, keluar, kelepas, kebawa, daripada, dan lain-lain.”

3. Ketika kata depan akan digunakan pada judul, maka penulisannya harus menggunakan huruf kecil. Contoh kata depan ini: “Ada Udang di Balik Batu; Presiden Menyampaikannya Kepada Menteri; dll.”

Contoh-Contoh Kata Depan 

Supaya lebih memahami lagi penjelasan mengenai kata depan yang dipaparkan di atas. Maka berikut lebih banyak contoh dari penggunaan kata depan dalam kalimat: 

1. Kata Depan “Dalam”

  • Baju olahraga adik disimpan ibu dalam lemari kecil itu. (menyatakan tempat suatu benda berada). 
  • dalam bencana tanah longsor di daerah X, korban meninggal dinyatakan ada 10 orang. (menyatakan situasi atau peristiwa). 
  • dalam kurun waktu 15 menit kamu sudah harus sampai disini. (menyatakan jangka waktu). 

2. Kata Depan “Atas” 

  • Sepatu kaka ada di atas lemari. (menyatakan suatu tempat). 
  • saya sendiri ikut senang atas kelulusan kakak. (menyatakan predikat intransitif dan pelengkapnya). 
  • atas izin yang diberikan saya ucapkan terima kasih. (menyatakan ungkapan hati atau perasaan). 

3. Kata Depan “Antara” 

  • antara sekolah dan rumah hanya berjarak 10 menit saja. (menyatakan suatu jarak). 
  • perselisihan antara Palestina dan Israel sudah berlangsung sejak lama. (menyatakan dua pelaku). 
  • Adit melewati jalan Melati antara jam 3 atau 4 sore. (menyatakan waktu). 

4. Kata Depan “Akan” 

  • dia selalu teringat akan peristiwa naas itu. (menyatakan suatu objek). 
  • saya tidak akan pernah bisa membalas kebaikan ibu. (menyatakan penguatan terhadap suatu kata yang ada di depannya). 

5. Kata Depan “Terhadap” 

  • Ika tidak pernah putus asa terhadap apapun yang diperjuangkan. (menyatakan sasaran dari suatu perbuatan). 
  • terhadap niat baik saudara kami sampaikan terima kasih. (menyatakan suatu perihal atau hal). 

Nah itu adalah pengertian, fungsi, jenis, dan contoh dari kata depan. Dari penjelasan lengkap di atas, semoga dapat membantu!

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements

Bantuin Share Yuk!

Leave a Comment