Kata Bilangan

Bantuin Share Yuk!

Kata Bilangan – Kata bilangan atau numeralia merupakan suatu kategori yang mungkin dimiliki hampir semua bahasa di dunia. Di mana bentuk dan cara mengungkapkannya juga bermacam-macam.

Apa yang di maksud dengan kata bilangan ?

Kata Bilangan

Definisi Kata

Secara umum kata atau ayat adalah suatu unit dari suatu bahasa yang mengandung arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem. Kata ‘kata’ dalam bahasa melayu dan Indonesia diambil dari bahasa Sansekerta kathā. Dalam bahasa Sansekerta kathā sebenarnya artinya adalah ‘konversasi’, ‘bahasa’ atau ‘dongeng’. Dalam bahasa Melayu dan Indonesia terjadi penyempitan arti semantic menjadi ‘kata’.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (1997) memberikan beberapa definisi mengenai kata:

  1. Elemen terkecil dalam sebuah bahasa yang diucapkan atau dituliskan dan merupakan realisasi kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa
  2. konversasi, bahasa
  3. Morfem atau kombinasi beberapa morfem yang dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas
  4. Unit bahasa yang dapat berdiri sendiri dan terdiri dari satu morfem (contoh kata) atau beberapa morfem gabungan (contoh perkataan)

Definisi pertama KBBI bisa diartikan sebagai leksem yang bisa menjadi lema atau entri sebuah kamus. Lalu definisi kedua mirip dengan salah satu arti sesungguhnya kathā dalam bahasa Sansekerta. Kemudian definisi ketiga dan keempat bisa diartikan sebagai sebuah morfem atau gabungan morfem.

Klasifikasi Kata

Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia, kelas kata terbagi menjadi tujuh kategori, yaitu

  • Nomina (kata benda); nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan, misalnya buku, kuda.
  • Verba (kata kerja); kata yang menyatakan suatu tindakan atau pengertian dinamis, misalnya baca, lari.
  1. Verba transitif (membunuh),
  2. Verba kerja intransitif (meninggal),
  3. Pelengkap (berumah)
  • Adjektiva (kata sifat); kata yang menjelaskan kata benda, misalnya keras, cepat.
  • Adverbia (kata keterangan); kata yang memberikan keterangan pada kata yang bukan kata benda, misalnya sekarang, agak.
  • Pronomina (kata ganti); kata pengganti kata benda, misalnya ia, itu.
  1. Orang pertama (kami),
  2. Orang kedua (engkau),
  3. Orang ketiga (mereka),
  4. Kata ganti kepunyaan (-nya),
  5. Kata ganti penunjuk (ini, itu)
  • Numeralia (kata bilangan); kata yang menyatakan jumlah benda atau hal atau menunjukkan urutannya dalam suatu deretan, misalnya satu, kedua.
  1. Angka kardinal (duabelas),
  2. Angka ordinal (keduabelas)
  • Kata tugas adalah jenis kata di luar kata-kata di atas yang berdasarkan peranannya dapat dibagi menjadi lima subkelompok:
  1. preposisi (kata depan) (contoh: dari),
  2. konjungsi (kata sambung), konjungsi berkoordinasi (dan), konjungsi subordinat (karena),
  3. artikula (kata sandang) (contoh: sang, si)
  4. interjeksi (kata seru) (contoh: wow, wah), dan
  5. partikel.
Baca Juga :  Pengertian Huruf Kapital

Pengertian Kata Bilangan (Numeralia)

Kata bilangan (numeralia) adalah kata yang digunakan untuk menghitung banyaknya sesuatu (baik berupa benda, orang, binatang, barang maupun konsep).

Numeralia atau kata bilangan adalah kata yang menyatakan jumlah benda atau urutannya dalam suatu deretan. Jenis nuneeralia yang terdapat dalam bahasa Indonesia, yaitu numeralia tentu, numeralia tak tentu, dan numeralia tingkat.

Numeralia Tentu

Kata yang menyebutkan bilangan yang menunjukan jumlah tertentu.

Contoh:

  • ’ satu ’
  • ’ empat ’.
  • ’ sepuluh ’.
  • ’ dua puluh ’.
  • ’ seratus ’.
  • ’ setengah ’.
  • ’ sepertiga 

Numeralia Tak Tentu

Numeralia yang belum di ketahui secara jelas besarnya/jumlahnya. Dalam bahasa galolen hanya sedikit kata-kata yang menyatakan bilangan tertentu.

Contoh                        :

  • ’ banyak ’.
  • ’ sedikit ’.
  • ’ semua ’.
  • ’ beberapa ’

Numeralia Tingkat

Kata bilanganya yang menyatakan tingkat

Contoh:

  • ’ pertama ’.
  • ’ kedua ’.
  • ’ ketiga ’.
  • ’ keempat ’.

Jenis Kata Bilangan

Dalam bahasa Indonesia, kata bilangan (numeralia) dikelompokkan menjadi dua jenis, dua jenis kata bilangan tersebut ialah kata bilangan takrif dan kata bilangan tak takrif, kalau begitu simak berikut ini.

Kata Bilangan Takrif

Kata bilangan takrif ialah kata bilangan yang digunakan untuk menyatakan jumlah. Kata bilangan takrif sebdiri terbagi menjadi dua macam yaitu: kata bilangan utama dan kata bilangan tingkat.

Kata Bilangan Utama (Kardinal)

Kata bilangan utama masih dibagi lagi menjadi tiga jenis yaitu:

  • Kata Bilangan Penuh
    Yaitu kata bilangan utama yang menyatakan jumlah tertentu dan dapat berdiri sendiri tanpa bantuan kata lain. Contoh: satu, dua, tiga, tujuh, sepuluh, dua puluh dan seterusnya.
  • Kata Bilangan Pecahan
    Yaitu kata bilangan yang terdiri atas pembilang dan penyebut, dalam bahasa huruf kata bilangan pecahan dibubuhi partikel (per-). Contoh: 1/2 = satu perdua (setengah), 1/4 = satu perempat (seperempat), 3/4 = tiga perempat, 4/8 = empat perdelapan dan seterusnya.
  • Kata Bilangan Gugus
    Yaitu kata bilangan yang digunakan untuk menyebutkan kelompok jumlah satuan (benda, hal, dsb). Contoh: 1 gros = 144 (12 lusin), 1 lusin = 12 buah, 1 kodi = 20, 1 tahun = 12 bulan, 1 abad = 100 tahun, 1 milenium = 1000 tahun.
Baca Juga :  Sikap yang Perlu Kita Miliki Agar Bisa Meraih Cita-Cita

Kata Bilangan Tingka

Yaitu kata bilangan yang melambangkan urutan. Contoh: kesatu, kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, kesepuluh, keseratus dan seterusnya.

Kata Bilangan Tak Takrif

Kata bilangan tak takrif merupakan kata bilangan yang menyatakan jumlah yang tak tentu (tidak jelas). Contoh: beberapa, tiap-tiap, sebagian, separuh, segala, berbagai, segenap, sekalian, semua, seluruh, dan seterusnya.

Contoh Kata Bilangan

Contohnya sebagai berikut :

1. Kata Bilangan Takrif

  • Kata Bilangan Utama 
    • Kata bilangan penuh, contoh : satu, dua, tiga, seratus ribu, empat meja, satu jam, dan sebagainya.
      • Andi membeli sepuluh biji kelereng di toko mainan.
      • Ayah membeli dua pasang sepatu olahraga untukku dan kakak.
      • Kemarin sore kakak membawa tiga ekor anak anjing ke rumah, mereka sangatlah lucu.
    • Kata bilangan pecahan, contoh : sepertiga, seperempat, setengah, dua per tiga dan sebagainya.
      • Ibu membagikan kue untuk adik dan kakak, masing-masing setengah bagian.
      • Semua orang, masing-masing mendapat seperempat bagian dari keuntungan penjualan itu.
      • Untuk membuat kerucut, kita harus memotong kertas ini menjadi sepertiga bagian.
    • Kata bilangan gugus atau kelompok, contoh : seminggu, sebulan, satu tahun, satu lusin dan sebagainya.
      • Sudah satu tahun ia pergi merantau di ibukota.
      • Satu lusin pensil ini untuk hadiah ulang tahun adik.
      • Walaupun kakek itu sudah berusia satu abad, namun ia masih tetap sehat.
  • Kata Bilangan Tingkat, Contoh : kesatu, ketiga, kesebelas, keseribu dan lain sebagainya.
    • Pada paragraf kedua harus ditulis dengan huruf sambung.
    • Tamu yang keseribu akan mendapat voucher menginap di salah satu hotel di kota tersebut.

2. Kata Bilangan Tak Takrif

  • Sebagian siswa yang hadir itu merupakan anggota paskibraka.
  • Di beberapa ruas tol dalam kota terjadi kemacetan akibat padamnya lampu lalu lintas.
Baca Juga :  Paragraf Argumentasi

Nah itulah pengertian, jenis, dan contoh dari kata bilangan. Semoga Membantu!

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements

Bantuin Share Yuk!

Leave a Comment