Kalimat Tidak Langsung

Kalimat Tidak Langsung – Adalah kalimat yang menyampaikan kembali ucapan orang lain dengan tidak langsung atau menggunakan orang ketiga.

Kalimat Tidak Langsung

Kalimat Tidak Langsung

Pengertian Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung yaitu kalimat yang menyampaikan atau lebih tepatnya melaporkan kembali ucapan orang lain dengan cara tidak langsung (tidak menggunakan tanda petik).

Kalimat tidak langsung merupakan kebalikan dari kalimat langsung.

Kalimat tidak langsung hanya bersifat melaporkan kembali ucapan atau perkataan seseorang dengan menggunakan bahasa si penyampai sendiri.

Oleh karena kalimat tidak langsung bersifat menyampaikan kembali apa yang dikatakan seseorang, maka isi kalimat tidak langsung adalah berupa kalimat berita.

Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung

Untuk mengetahui apakah suatu kalimat tersebut adalah kalimat tidak langsung, dapat di ketahui dengan melihat ciri cirinya, yaitu sebagai berikut :

  1. tidak menggunakan tanda petik
  2. berintonasi datar dan menurun di akhir kalimat
  3. tokoh pelaku yang disebutkan pada kalimat langsung mengalami beberapa perubahan, antara lain :
    • kata ganti orang pertama berubah jadi orang ketiga
    • kata ganti orang kedua berubah jadi orang pertama
    • kata ganti orang kedua jamak (kita) berubah jadi kami, mereka (tergantung pada konteks kalimat)
  4. menggunakan kata penghubung atau konjungsi, seperti : agar, supaya, tentang, untuk, bahwa dan sebagainya
  5. bagian kutipan yang dijadikan kalimat tidak langsung berbentuk kalimat berita

Cara Penulisan Kalimat Tidak Langsung

Cara penulisan kalimat tidak langsung yang benar merupakan sesuai dengan aturan penulisan EYD, Terutama yaitu hal penggunaan tanda bacanya.

Memperhatikan tanda baca sangatlah penting penggunaan tanda baca yang benar dalam memperoleh penulisan klaimat yang benar.

Salah satu contohnya yaitu penggunaan tanda koma untuk memisahkan anak kalimat dengan kalimat inti. Seringnya penulis mendahulukan induk kalimat.

Cara penulisan kalimat dan semua penggunaan tanda baca adalah sesuai dengan penulisan kalimat yang benar sesuai dengan aturan didalam bahasa Indonesia. Karena penulisan kalimat tidak langsung juga sudah memilik aturan yang sudah jelas.

Contoh Kalimat Tidak Langsung

Contohnya :

  1. Rini menanyakan tentang keadaanku setelah mengalami kecelakaan lalu lintas minggu lalu.
  2. Aku meminta Dion untuk membelikanku sepatu model terbaru yang baru dipasarkan itu.
  3. Bapak Ari bertanya kepada kami tentang alasan kenapa kami memilih jurusan Sistem Informasi.
  4. Dia bertanya padaku tentang makanan kesukaan ayah dan ibu agar dapat mengambil hati mereka.
  5. Andi mengatakan bahwa nanti malam dia akan tetap menghadiri acara perpisahan itu meski tidak memiliki undangan.
  6. Polisi lalu lintas itu memperingatkan kami supaya selalu menggunakan helm saat mengendarai motor.
  7. Hadi memberitahu bahwa malam ini dia akan terlambat pulang kerumah karena harus menyelesaikan pekerjaan yang mendesak.
  8. Dia memohon kepada saya bahwa dia akan melakukan apapun agar diizinkan ikut serta dalam acara tahunan kelompok kami.
  9. Ani mengeluh padaku tentang hasil ujiannya yang sangat mengecewakan padahal ia sudah belajar dengan giat.
  10. Budi menanyakan tentang keberadaan adiknya yang sudah seminggu tidak pulang kerumah.
  11. Aku menyampaikan padanya bahwa ia boleh menanyakan langsung padaku jika ada yang tidak ia pahami.
  12. Ketua RT menyuruh kami untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan komplek ini dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
  13. Kepala Sekolah memintaku untuk menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan guna mencairkan dana beasiswa.
  14. Aku bertanya padanya tentang cara membuat kue lapis legit yang enak.
  15. Paman bertanya padaku tentang keseharian dan nilai sekolah anaknya.
  16. Dia berkata bahwa dia berkesempatan berjabat tangan dengan penyanyi terkenal Krisdayanti saat ia menonton konser tunggal penyanyi idolanya tersebut.
  17. Rani mengatakan bahwa malam ini udara dingin sekali seperti tinggal di kawasan pegunungan.
  18. Ibu mengatakan padaku untuk menyiram bunga itu setiap pagi dan sore hari agar bunga itu selalu terlihat segar.
  19. Ibu mengatakan untuk tidak mengambil kayu penyangga itu agar dahannya tidak patah.
  20. Aku bertanya padanya tentang kapan waktunya dia akan mengembalikan uangku yang ia pinjam kemarin.
  21. Ibu berpesan padaku agar mengangkat jemuran kami jika nanti turun hujan.
  22. Dokter Ardian berpesan padaku agar aku meminum obat secara rutin dan teratur jika aku tak ingin kondisi kesehatanku semakin memburuk.
  23. Aku bertanya pada penjual itu tentang tempat dimana aku bisa mendapatkan madu kualitas terbaik.
  24. Ibu berkata bahwa ia tidak akan pernah mengizinkanku tinggal jauh dari rumah apapun alasannya.
  25. Ibu guru bertanya pada kami tentang siapa diantara kami yang tidak mengumpulkan tugas kelompok minggu lalu.
  26. Sepupuku berpesan bahwa jika aku ingin menjadi seseorang yang sukses, maka aku harus bersabar dan tidak boleh mengenal kata menyerah.
  27. Ia bercerita padaku bahwa jika suatu hari nanti ia sudah berhasil dan memiliki karier yang bagus di negeri orang, ia akan membawa orang tuanya ikut tinggal bersamanya.
  28. Dia berkata padaku bahwa bukan hanya aku saja yang pernah gagal. Dia pun pernah gagal tapi setelah itu ia bangkit lagi dan berjuang lebih keras dari sebelumnya.
  29. Guru olahraga berkata pada kami untuk melakukan pemanasan dulu selama 10 menit, sebelum memulai perlombaan lari ini.
  30. Dia mengeluh bahwa ia tidak sanggup lagi menahan rasa sakitnya dan serasa ingin mati saja.
  31. Ketua kelas berkata padaku bahwa aku dipanggil ke ruang BK karena orang tuaku akan dipanggil menyangkut masalah pertengkaranku dengan adik kelas kemarin.
  32. Aku memberi kabar pada Ibu bahwa aku berhasil lulus dalam ujian sidang skkripsi pagi ini.
  33. Nenek tua itu berteriak pada salah satu pengendara motor bahwa ia tak punya mata karena masih saja memacu laju motornya pada saat orang tua renta itu menyeberangi jalan.
  34. Paman memujiku dengan mengatakan bahwa buah jatuh tak jauh dari pohonnya karena aku sangat cantik persis seperti ibuku.
  35. Aku berkata pada Ibu bahwa aku tak ingin tinggal bersama Ayah dan ingin tinggal bersamanya saja.
  36. Aku dan Rani pernah berjanji bahwa kami tidak akan dan tidak boleh saling melupakan satu sama lain, kami akan tetap jadi sahabat sejati.
  37. Manajer kami berpesan untuk tidak menganggap pekerjaan sebagai beban tapi menjadikan pekerjaan sebagai hobi agar kami bisa lebih kreatif dan produktif serta bisa menikmati setiap proses yang memang harus terjadi.
  38. Laras mengatakan bahwa dia akan main kerumahku nanti sore.
  39. Bapak menyuruhku untuk membelikan rokok diwarung.
  40. Bapak mengatakan padaku bahwa aku harus rajin belajar.
  41. Wartawan bertanya kepada pak hakim siapa yang menjadi tersangka.
  42. Lisa berkata kepada pamanya bahwa dia dipanggil oleh kakek untuk makan siang.
  43. Polisi berhasil menangkap basah ke lima perampok dan membawanya ke kantor polisi menggunakan mobil polisi.
  44. Ibu berkata kepadaku bahwa aku jangn main handphone saja, tetapi juga harus belajar karena hampir ujian.
  45. Adik pamit kepada ayah, bahwa dia akan pergi mengaji bersama teman-teman.
  46. Paman berkata kepadaku bahwa aku harus rajin belajar.
  47. Nenek mengatakan bahwa aku harus pulang lebih cepat karena hujan akan turun nanti sore.
  48. Ketua kelompok mengucapkan terima kasih karena kalian sudah datang pada acara kunjungan.
  49. Dani mengatakan kepadaku bahwa nanti malam akan belajar bersama.
  50. Rana menanyakan kapan uangnya saya kembalikan.
  51. Sari minta dibelikan handphone baru.
  52. Ibu berkata kepadaku, bahwakontak batin orang tua dengan anak merupakan anugerah Tuhan yang tidak ternilai harganya.
  53. Pak guru mengatakan bahwa yang penting itu dalam hifdup itu bukan hasilnya, melainkan proses yang dilalui untuk mendapatkan hasilnya.
  54. Andi mengatakan kepada Alfi bahwa nanti sore akan pulang bersama.
  55. Ayah mengatakan bahwa dia akan pergi kerumah kakek untuk beberapa saat.
  56. Pak Dibyo menanyakan apakah aku mengerti tentang rumus matematika yang tadi dijelaskan atau tidak.
  57. Tika mengatakan bahwa adiknya juara satu badminton didesanya.
  58. danang menanyakan dimana sekarang aku sekolah.
  59. Paman bertanya kapan aku berkunjung ke Malang.
  60. lida mengatakan bahwa dia belum siap dan meminta untuk ditunggu lima menit lagi.
  61. Ayahku berkata bahwa ingin mempunyai motor sendiri.
  62. Ibu menanyakan kepadaku apakah badanku masih sakit semua.
  63. Lisa meminta ku untuk datang kerumahnya di Bandung.
  64. Galan mengatakan kepadaku bahwa aku harus segera pulang karena aku dipanggil ayahku.
  65. Ayah mengatakan kepadaku bahwa aku harus rajin belajar.
  66. Randi berkata bahwa dia akan pergi ke Bandung besok pagi.
  67. Rima mengatakan bahwa aku dipanggil ayah untuk ikut pergi ke rumah nenek.
  68. Rani mengatakan kepadaku bahwa adiknya menang juara badminton dikampungnya.
  69. Dinar mengatakan kepadaku bahwa dia lagi sakit.
  70. Nova mengatakan bahwa dia berjanji akan membawa konsol gamenya ke sekolah.
  71. Ash bertanya tentang kapan kakaknya pulang kepada ayahnya.
  72. Diva meminta kepada Orang tuanya agar dia dibelikan sepeda ontel.
  73. Ayah berkata bahwa dia akan pulang telat malam ini.
  74. Reja berkata bahwa saya harus menolongnya menyapu kelas.

Dari penjelasan di atas adalah pengertian, ciri-ciri, cara penulisan beserta contoh kalimat tidak langsung. Anda bisa melihat perbedaan kalimat langsung dan tidak langsung di sini: Kalimat Langsung

X CLOSE
Advertisements

Check Also

Verba Material

Verba Material – Adalah salah satu jenis kata kerja. Biasanya, kata ini dibentuk dari kata …